Tafsir Surah An Nisaa 118

💬 : 0 comment

Tafsir Indonesia Depag Surah An-Nisaa' 118


لَّعَنَهُ اللّهُ وَقَالَ لَأَتَّخِذَنَّ مِنْ عِبَادِكَ نَصِيبًا مَّفْرُوضًا

yang dila'nati Allah dan syaitan itu mengatakan : "Saya benar- benar akan mengambil dari hamba-hamba Engkau bahagian yang sudah ditentukan (untuk saya) [350],

[350] Pada tiap-tiap manusia ada persediaan untuk baik dan ada persediaan untuk jahat, syaitan akan mempergunakan persediaan untuk jahat untuk mencelakakan manusia.


Ayat ini menyatakan bahwa setan itu selain mempunyai sifat durhaka, ia juga telah mendapat laknat dan murka dari Allah SWT. Mereka telah bertambah jauh dari rahmat dan karunia-Nya, karena mereka selalu berusaha mengajak manusia mengerjakan kejahatan dan mengerjakan larangan-larangan-Nya, dengan membisik-bisikkan dan menjadikan manusia memandang baik perbuatan-perbuatan terlarang itu.

Ayat ini menerangkan bahwa setan menyatakan kepada Allah SWT, bahwa ia akan mempengaruhi sebahagian manusia, sehingga mereka mengikuti kehendaknya, serta menjadi hamba yang durhaka seperti dia. Pernyataan ini akan dilaksanakannya dengan segala macam cara dan usaha dan dengan segala kepandaian yang ada padanya.

Dipahami pula dari ayat ini bahwa manusia itu ada yang taat kepada Allah tidak dapat digoda setan serta ada pula yang taat kepada setan dan dapat digodanya.

Hal ini sesuai dengan firman Allah yang lain menyatakan bahwa manusia itu mempunyai kesediaan untuk berbuat baik dan kesediaan untuk berbuat jahat.

Allah SWT berfirman:

وَهَدَيْنَاهُ النَّجْدَيْنِ 

Artinya:
Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan.
(Q.S. Al-Balad: 10)

Setan berusaha memanfaatkan kesediaan untuk berbuat jahat yang ada pada manusia itu untuk melaksanakan pernyataannya kepada Allah. Pada sebahagian manusia kesediaan untuk berbuat jahat itu tidak dapat dimanfaatkan oleh setan, karena kesediaan untuk berbuat jahat itu telah dihambat pertumbuhannya oleh jiwa kebaikan yang telah berkembang dan tumbuh pada dirinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar!
Apabila ada penulisan yang salah atau kurang tepat.