Tafsir Surah Al-Anfal 64

💬 : 0 comment

Tafsir Indonesia Depag Surah Al Anfaal 64


يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ حَسْبُكَ اللّهُ وَمَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ

Hai Nabi, cukuplah Allah (menjadi Pelindung) bagimu dan bagi orang-orang mu'min yang mengikutimu.

Pada ayat ini Allah mengulangi lagi jaminan-Nya kepada Nabi Muhammad saw. bahwa Dia akan menolongnya dengan bantuan kaum muslimin yang benar-benar beriman dan yakin sepenuhnya bahwa Allah bersama mereka. Dengan keimanan dan keyakinan itu tekad mereka tak akan digoyahkan oleh kejadian atau ancaman apa pun. Keimanan dan keyakinan itu digambarkan Allah dalam firman-Nya:

الَّذِينَ قَالَ لَهُمُ النَّاسُ إِنَّ النَّاسَ قَدْ جَمَعُوا لَكُمْ فَاخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ إِيمَانًا وَقَالُوا حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ (173)

Artinya:
(Yaitu) orang-orang (yang menaati Allah dan Rasul) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan: "Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka." Maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab: "Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah sebaik-baik Pelindung."
(Q.S Ali Imran: 173)

Maka dengan keyakinan dan tekad yang bulat yang ditimbulkan oleh keimanan dan jaminan Allah itu, kaum muslimin telah siap untuk menerima perintah Allah, bagaimanapun berat dan sulitnya, meskipun dengan perintah itu mereka akan menghadapi musuh yang banyak atau bahaya yang besar.

Asbabun Nuzul Surah Al-Anfaal Ayat 64


Imam Bazzar telah meriwayatkan sebuah hadis dengan sanad yang dhaif (lemah) melalui Ikrimah dari Ibnu Abbas r.a. yang telah menceritakan, bahwa ketika Umar masuk Islam, orang-orang musyrik mengatakan, "Kaum (Muslimin) sekarang benar-benar telah mengambil separuh kekuatan kami." Kemudian Allah saw. menurunkan firman-Nya, "Hai Nabi, cukuplah Allah dan orang-orang Mukmin yang mengikutimu (menjadi penolongmu)." (Q.S. Al-Anfaal 64). Akan tetapi hadis ini mempunyai syahid-syahid yang cukup kuat, sehingga mengangkat predikatnya. Imam Thabrani dan lain-lainnya telah meriwayatkan sebuah hadis melalui jalur periwayatan Said bin Jubair dan Ibnu Abbas r.a. yang telah menceritakan, bahwa ketika masuk Islam kepada Nabi saw. sebanyak tiga puluh sembilan orang lelaki dan wanita, kemudian disusul pula oleh Islamnya Umar, sehingga jumlah mereka menjadi empat puluh orang. Lalu Allah menurunkan firman-Nya, "Hai Nabi, cukuplah Allah dan orang-orang Mukmin yang mengikutimu (menjadi penolongmu)." (Q.S. Al-Anfaal 64). Ibnu Abu Hatim telah mengetengahkan sebuah hadis dengan sanad yang sahih melalui Said bin Jubair yang telah menceritakan, bahwa tatkala sebanyak tiga puluh tiga orang laki-laki dan enam orang wanita masuk Islam kepada Nabi saw. Umar pun masuk Islam, maka turunlah firman-Nya, "Hai Nabi, cukuplah Allah..." (Q.S. Al-Anfaal 64). Abu Syekh telah mengetengahkan sebuah hadis melalui Said bin Musayyab yang telah menceritakan, bahwa tatkala Umar masuk Islam, maka berkenaan dengan peristiwa itu Allah menurunkan firman-Nya, "Hai Nabi, cukuplah Allah..." (Q.S. Al-Anfaal 64).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar!
Apabila ada penulisan yang salah atau kurang tepat.